Jakarta, 3 September 2026 – Mitsubishi Pajero memiliki perjalanan panjang sebagai salah satu kendaraan sport utility vehicle yang dikenal luas di berbagai negara. Model ini mulai memasuki produksi massal pada awal dekade 1980-an setelah Mitsubishi mengembangkan konsep kendaraan dengan kemampuan melintasi medan berat tetapi tetap nyaman digunakan untuk perjalanan sehari-hari. Pajero kemudian berkembang dari kendaraan off-road sederhana menjadi SUV dengan teknologi, kenyamanan, dan sistem penggerak yang semakin modern. Namanya semakin dikenal setelah mencatat berbagai keberhasilan dalam kompetisi reli internasional, khususnya Reli Dakar yang dikenal memiliki rute sangat berat. Selama sekitar empat dekade, Mitsubishi menghadirkan empat generasi utama Pajero dengan berbagai pembaruan pada desain, mesin, sistem penggerak empat roda, dan fitur keselamatan. Perjalanan tersebut juga menghasilkan berbagai varian yang disesuaikan dengan karakter pasar di sejumlah negara. Meski produksi Pajero generasi terakhir telah dihentikan, nama kendaraan tersebut tetap memiliki posisi penting dalam sejarah pengembangan SUV Mitsubishi. Warisannya juga masih terlihat melalui sejumlah kendaraan Mitsubishi yang membawa karakter kendaraan tangguh untuk kebutuhan jalan raya maupun medan di luar aspal.
Cikal bakal Pajero sebenarnya dapat ditelusuri jauh sebelum model produksi pertamanya diperkenalkan. Mitsubishi telah memiliki pengalaman mengembangkan kendaraan berpenggerak empat roda sejak dekade 1930-an melalui PX33, sebuah kendaraan prototipe yang menggunakan sistem 4WD. Puluhan tahun kemudian, perusahaan mulai mengembangkan konsep SUV yang menggabungkan kemampuan off-road dengan kenyamanan kendaraan penumpang. Nama Pajero mulai diperkenalkan kepada publik melalui sebuah kendaraan konsep yang tampil di Tokyo Motor Show 1973, kemudian konsep berikutnya diperlihatkan pada 1978. Respons terhadap konsep tersebut mendorong Mitsubishi melanjutkan pengembangan menuju kendaraan produksi. Nama Pajero sendiri diambil dari Leopardus pajeros, salah satu jenis kucing liar yang berasal dari kawasan Amerika Selatan. Di sejumlah pasar, kendaraan ini kemudian menggunakan nama berbeda seperti Montero dan Shogun karena pertimbangan bahasa serta pemasaran. Strategi tersebut memungkinkan Mitsubishi menjual kendaraan dengan karakter dasar sama kepada konsumen di berbagai kawasan. Dari fase konsep inilah fondasi Pajero sebagai SUV global mulai terbentuk.
Generasi pertama Mitsubishi Pajero mulai diproduksi pada 1982 dan pada tahap awal hadir dengan bentuk bodi tiga pintu. Desainnya masih sangat mencerminkan kendaraan off-road pada masa tersebut, dengan bentuk mengotak, ground clearance tinggi, serta konstruksi yang dirancang untuk menghadapi jalan berat. Mitsubishi kemudian memperluas pilihan dengan menghadirkan versi lima pintu yang menawarkan ruang kabin lebih besar dan membuat Pajero semakin praktis digunakan sebagai kendaraan keluarga. Pilihan mesin juga berkembang, mencakup unit bensin maupun diesel dengan kapasitas dan karakter tenaga berbeda sesuai kebutuhan pasar. Salah satu perkembangan penting adalah penggunaan mesin diesel turbo yang memberikan torsi lebih besar untuk penggunaan di medan berat. Kendaraan ini menawarkan kombinasi yang pada masanya cukup menarik karena tetap mempertahankan kemampuan off-road tetapi memberikan kenyamanan lebih baik dibandingkan kendaraan 4×4 tradisional. Pajero generasi pertama kemudian dipasarkan secara luas dan membantu Mitsubishi memperkuat posisinya di segmen SUV. Model tersebut menjadi dasar bagi perkembangan generasi berikutnya yang semakin berorientasi pada perpaduan kemampuan lintas medan dan kenyamanan.
Nama Pajero mendapatkan dorongan besar melalui keterlibatan Mitsubishi dalam Reli Dakar. Pada 1983, Pajero mulai mengikuti kompetisi tersebut dan tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menunjukkan kemampuannya. Mitsubishi kemudian mencatat kemenangan pertamanya pada 1985, sebuah pencapaian yang memperkuat reputasi Pajero sebagai kendaraan dengan kemampuan menghadapi medan ekstrem. Reli Dakar memiliki karakter sangat berat dengan perjalanan panjang melalui gurun, bebatuan, perubahan temperatur, serta berbagai kondisi yang menguji ketahanan kendaraan dan pembalap. Keberhasilan dalam kompetisi tersebut membuat nama Pajero semakin dikenal secara internasional dan menjadi bagian penting dari strategi pengembangan citra Mitsubishi. Teknologi serta pengalaman yang diperoleh dari kompetisi juga memberikan masukan bagi pengembangan kendaraan produksi. Selama bertahun-tahun berikutnya, Mitsubishi terus menggunakan Pajero dalam berbagai edisi Dakar dan mengumpulkan banyak kemenangan. Rekam jejak kompetisi tersebut akhirnya menjadi salah satu bagian yang paling melekat dalam sejarah Pajero.
Generasi kedua diperkenalkan pada 1991 dengan perubahan besar pada desain dan teknologi. Bentuk kendaraan menjadi lebih modern dan aerodinamis dibandingkan generasi pertama, tetapi Mitsubishi tetap mempertahankan karakter SUV tangguh. Salah satu inovasi penting pada periode tersebut adalah sistem Super Select 4WD yang memberikan fleksibilitas lebih besar kepada pengemudi dalam memilih konfigurasi penggerak berdasarkan kondisi jalan. Sistem ini memungkinkan kendaraan digunakan secara lebih nyaman di jalan beraspal sekaligus mempertahankan kemampuan ketika menghadapi permukaan licin atau medan berat. Mitsubishi juga meningkatkan kualitas interior sehingga Pajero semakin sesuai digunakan sebagai kendaraan perjalanan jarak jauh. Fitur kenyamanan dan keselamatan bertambah seiring berkembangnya teknologi otomotif pada dekade 1990-an. Pilihan mesin tetap tersedia dalam beberapa konfigurasi untuk memenuhi kebutuhan pasar yang berbeda. Generasi kedua kemudian menjadi salah satu periode penting karena Pajero semakin kuat bertransformasi dari kendaraan off-road menjadi SUV yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan.
Pada masa generasi kedua, Mitsubishi juga menghadirkan Pajero Evolution yang kemudian menjadi salah satu versi paling terkenal di kalangan penggemar otomotif. Kendaraan tersebut dikembangkan sebagai bagian dari kebutuhan homologasi untuk mengikuti kompetisi reli dan memiliki sejumlah perbedaan dibandingkan Pajero standar. Pajero Evolution menggunakan mesin V6 3,5 liter dengan teknologi MIVEC serta mendapatkan perubahan pada suspensi, bodi, dan sistem penggerak. Fender yang lebih lebar, desain aerodinamis yang khas, serta konfigurasi teknis yang lebih berorientasi pada performa membuat model ini mudah dibedakan dari Pajero reguler. Produksinya dilakukan dalam jumlah relatif terbatas sehingga kemudian menjadi kendaraan yang banyak dicari kolektor. Keberadaan Pajero Evolution memperlihatkan hubungan erat antara program motorsport Mitsubishi dan pengembangan kendaraan jalan raya. Teknologi yang diuji dalam kondisi kompetisi membantu perusahaan memahami batas kemampuan kendaraan dan berbagai komponen mekanisnya. Hingga kini, Pajero Evolution masih memiliki posisi khusus dalam sejarah keluarga Pajero.
Generasi ketiga diluncurkan pada 1999 dan membawa perubahan konstruksi yang jauh lebih besar. Mitsubishi mulai meninggalkan pendekatan sasis tradisional generasi sebelumnya dan menggunakan struktur yang lebih terintegrasi untuk meningkatkan kekakuan sekaligus kenyamanan berkendara. Suspensi independen pada keempat roda juga menjadi salah satu perubahan penting yang membuat karakter pengendalian lebih sesuai dengan perkembangan SUV modern. Dimensi kendaraan bertambah dan ruang kabin menjadi lebih nyaman bagi penumpang, terutama pada versi lima pintu. Teknologi Super Select 4WD juga terus dikembangkan sehingga pengemudi memperoleh sistem penggerak yang semakin canggih. Mesin bensin V6 dan diesel tetap menjadi bagian dari pilihan Pajero di berbagai pasar, dengan teknologi yang terus diperbarui untuk meningkatkan tenaga serta efisiensi. Desain eksterior juga berubah menjadi lebih membulat dibandingkan generasi sebelumnya yang memiliki garis bodi lebih tegas. Perubahan tersebut menunjukkan bagaimana Mitsubishi berusaha mempertahankan kemampuan off-road sambil mengikuti meningkatnya tuntutan konsumen terhadap kenyamanan SUV.
Perjalanan Pajero di dunia motorsport mencapai salah satu periode paling dominan pada awal hingga pertengahan dekade 2000-an. Mitsubishi berhasil mencatat rangkaian kemenangan di Reli Dakar dan membangun reputasi sebagai salah satu pabrikan paling sukses dalam sejarah kompetisi tersebut. Secara keseluruhan, Mitsubishi mengumpulkan 12 kemenangan Reli Dakar menggunakan kendaraan yang membawa nama Pajero atau versi kompetisi yang dikembangkan dari program tersebut. Dominasi tersebut termasuk tujuh kemenangan beruntun dari 2001 hingga 2007, sebuah pencapaian yang menunjukkan konsistensi tinggi dalam salah satu reli paling berat di dunia. Meski kendaraan kompetisi telah mengalami pengembangan teknis sangat jauh dibandingkan model produksi, keberhasilannya tetap memberikan dampak besar terhadap citra Pajero. Konsumen kemudian mengenal Pajero bukan hanya sebagai SUV keluarga, tetapi juga kendaraan dengan identitas kuat di dunia off-road. Prestasi tersebut menjadi aset penting bagi Mitsubishi dalam memasarkan Pajero di berbagai negara. Sampai sekarang, sejarah Dakar masih menjadi salah satu unsur utama ketika membicarakan warisan model tersebut.
Generasi keempat mulai diperkenalkan pada 2006 dan menjadi generasi terakhir Mitsubishi Pajero. Secara visual, kendaraan ini masih mempertahankan sebagian karakter generasi ketiga, tetapi menerima banyak penyempurnaan pada struktur, mesin, sistem elektronik, kenyamanan, serta keselamatan. Sistem Super Select 4WD II menjadi salah satu teknologi utama yang membantu kendaraan mempertahankan kemampuan di berbagai kondisi permukaan. Mitsubishi juga meningkatkan kualitas kabin dengan fitur hiburan, sistem keselamatan, dan perlengkapan yang semakin sesuai dengan kebutuhan konsumen SUV modern. Mesin diesel 3,2 liter menjadi salah satu pilihan yang populer di sejumlah pasar karena menawarkan torsi kuat untuk perjalanan maupun penggunaan off-road. Sementara itu, mesin bensin V6 tetap tersedia di wilayah tertentu dengan spesifikasi yang berbeda berdasarkan regulasi masing-masing negara. Pajero generasi keempat terus mendapatkan pembaruan selama masa produksinya agar dapat bertahan menghadapi persaingan SUV yang semakin ketat. Namun, perubahan tren pasar dan regulasi akhirnya membuat Mitsubishi mulai mengurangi distribusi model tersebut di berbagai negara.
Mitsubishi secara bertahap menghentikan pemasaran Pajero di sejumlah pasar sebelum produksi global benar-benar berakhir. Untuk menandai periode terakhirnya, perusahaan menghadirkan Final Edition di beberapa negara dengan jumlah terbatas. Produksi Pajero di fasilitas Sakahogi, Jepang, akhirnya dihentikan pada 2021 setelah perjalanan sekitar empat dekade sejak generasi pertama. Berakhirnya produksi menjadi momen penting karena Pajero merupakan salah satu nama yang paling lama bertahan dalam jajaran kendaraan Mitsubishi. Perubahan permintaan konsumen, regulasi emisi yang semakin ketat, serta strategi pengembangan model baru menjadi bagian dari konteks perubahan portofolio perusahaan. Setelah Pajero dihentikan, Mitsubishi tetap mempertahankan sejumlah SUV dan kendaraan berpenggerak empat roda lainnya dalam jajaran produknya. Nama Pajero juga masih digunakan pada Pajero Sport di sejumlah pasar, termasuk Indonesia, meskipun kendaraan tersebut memiliki basis dan sejarah pengembangan berbeda. Perbedaan tersebut penting karena Pajero dan Pajero Sport bukan sekadar dua generasi dari kendaraan yang sama.
Di Indonesia, nama Pajero menjadi semakin populer melalui Pajero Sport yang pertama kali dipasarkan secara resmi pada 2009. Pajero Sport menggunakan basis kendaraan yang berkaitan dengan pikap Triton dan dirancang sebagai SUV ladder-frame untuk menghadapi segmen yang berbeda dari Pajero global. Model tersebut berkembang menjadi salah satu kendaraan penting Mitsubishi di pasar Indonesia dan mendapatkan beberapa pembaruan generasi serta teknologi. Popularitas Pajero Sport membuat sebagian masyarakat kemudian menggunakan istilah Pajero untuk menyebut model tersebut, meskipun secara teknis Pajero dan Pajero Sport memiliki garis pengembangan yang berbeda. Pajero asli lebih dahulu lahir sebagai model global sejak 1982, sedangkan Pajero Sport muncul kemudian sebagai SUV yang memiliki hubungan teknis lebih dekat dengan Triton. Perbedaan konstruksi, dimensi, mesin, dan target pasar membuat kedua kendaraan mempunyai identitas masing-masing. Meski demikian, penggunaan nama Pajero memberikan Pajero Sport warisan reputasi yang telah dibangun Mitsubishi melalui kendaraan 4WD selama puluhan tahun. Di pasar Indonesia, model tersebut kemudian menjadi salah satu SUV yang paling mudah dikenali di jalan raya.
Perjalanan Mitsubishi Pajero dari konsep pada dekade 1970-an hingga berakhirnya produksi pada 2021 menunjukkan bagaimana sebuah kendaraan dapat berkembang mengikuti perubahan teknologi dan kebutuhan konsumen selama beberapa generasi. Pajero bermula sebagai SUV berkarakter off-road kuat, kemudian berkembang menjadi kendaraan yang menggabungkan kemampuan lintas medan dengan kenyamanan, keselamatan, dan teknologi yang semakin modern. Empat generasi utama yang diproduksi membawa perubahan besar mulai dari desain, konstruksi, mesin, suspensi, hingga sistem penggerak empat roda. Prestasi 12 kemenangan di Reli Dakar memberikan identitas motorsport yang sulit dipisahkan dari sejarah kendaraan tersebut. Kehadiran Pajero Evolution juga memperkuat hubungan antara model produksi dan ambisi Mitsubishi dalam kompetisi reli dunia. Meskipun Pajero asli sudah tidak lagi diproduksi, pengaruhnya tetap terlihat dalam strategi kendaraan SUV dan 4WD Mitsubishi. Di Indonesia, popularitas nama tersebut terus dipertahankan melalui Pajero Sport yang berkembang sebagai produk dengan basis berbeda tetapi membawa identitas tangguh serupa. Dengan sejarah hampir empat dekade produksi massal dan perjalanan motorsport yang panjang, Pajero tetap menjadi salah satu model yang memiliki posisi penting dalam perkembangan SUV Mitsubishi di pasar global.





