Jakarta, 1 Oktober 2026 – Pembalap Ducati Lenovo Marc Marquez datang ke MotoGP Jepang 2026 dengan motivasi besar untuk kembali meraih hasil maksimal di Mobility Resort Motegi. Sirkuit tersebut menyimpan banyak kenangan istimewa bagi pembalap asal Spanyol itu, terutama setelah dirinya memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 di tempat yang sama. Marquez mengakui memori tersebut memberikan tambahan semangat menjelang balapan akhir pekan ini. Namun, ia tetap menyadari keberhasilan musim lalu tidak menjamin akhir pekan kali ini akan berjalan mudah.
MotoGP Jepang dijadwalkan berlangsung pada 2–4 Oktober 2026 dan menjadi seri ke-16 musim ini. Marquez menyebut Motegi sebagai salah satu lintasan yang sangat disukainya. Selain karakter sirkuit yang cocok dengan gaya balapnya, Jepang memiliki tempat tersendiri dalam perjalanan karier sang pembalap. Ia telah merayakan empat gelar juara dunia kelas utama di Motegi, masing-masing pada 2014, 2016, 2018, dan 2025.
Kenangan paling baru terjadi pada 28 September 2025 ketika Marquez mengunci gelar dunia bersama Ducati. Saat itu, finis kedua pada balapan utama sudah cukup untuk memastikan dirinya kembali menjadi juara dunia MotoGP setelah terakhir kali meraihnya pada 2019. Gelar tersebut merupakan titel ketujuhnya di kelas utama sekaligus yang pertama bersama Ducati. Pencapaian itu terasa penting karena diraih setelah perjalanan panjang menghadapi cedera dan masa sulit sejak kecelakaan di Jerez pada 2020.
Situasi yang dihadapi Marquez pada MotoGP Jepang 2026 berbeda dibandingkan tahun sebelumnya. Kali ini persaingan perebutan gelar masih berlangsung ketat dan ia datang ke Motegi dalam posisi mengejar Jorge Martin. Jarak antara keduanya hanya 12 poin menjelang dimulainya rangkaian balapan di Jepang. Kondisi tersebut membuat setiap poin menjadi penting ketika musim mulai memasuki rangkaian seri terakhir.
Marquez menegaskan dirinya tidak lagi berada dalam situasi yang memungkinkan untuk sekadar mengamankan posisi. Ia ingin menyerang secara maksimal pada setiap sirkuit sambil tetap memperhitungkan kondisi balapan. Motegi memberikan perasaan positif karena berbagai pencapaian yang pernah diraihnya di sana, tetapi Marquez menilai persaingan tetap akan berlangsung sulit. Ducati juga harus menghadapi kekuatan Aprilia dan KTM yang menunjukkan performa kompetitif sepanjang musim.
Selain memburu poin penting untuk persaingan gelar, Marquez memiliki kesempatan mencetak rekor baru di Motegi. Ia telah mengoleksi tiga kemenangan Grand Prix Jepang dan saat ini sejajar dengan Loris Capirossi serta Jorge Lorenzo dalam daftar pembalap dengan kemenangan terbanyak di sirkuit tersebut. Kemenangan pada edisi 2026 akan membuat Marquez berdiri sendiri dengan empat kemenangan. Catatan itu menjadi motivasi tambahan meski fokus utamanya tetap mendapatkan hasil terbaik untuk menjaga peluang dalam persaingan kejuaraan.
Motegi pun kembali menjadi tempat penting dalam perjalanan Marquez bersama Ducati. Setelah menjadi lokasi keberhasilannya mengunci gelar pada 2025, sirkuit Jepang tersebut kini menjadi salah satu medan penting dalam persaingan MotoGP 2026. Marquez berharap kenangan positif, karakter lintasan yang disukainya, dan dukungan penggemar Jepang dapat memberikan tambahan energi. Meski ingin mengulang momen manis musim lalu, ia menegaskan target terdekatnya adalah tampil kompetitif sejak sesi pertama hingga balapan utama.





