Jakarta, 24 September 2026 – Kontingen Indonesia mulai memperbaiki posisi dalam klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Hingga Kamis, 24 September 2026 pukul 12.30 WIB, Indonesia menempati peringkat ke-21 dengan koleksi 17 medali. Rinciannya adalah dua medali perak dan 15 perunggu, sementara medali emas masih belum berhasil diraih. Posisi tersebut naik dua tingkat dibandingkan klasemen pada Kamis pagi ketika Indonesia masih berada di urutan ke-23.
Kenaikan Indonesia didorong tambahan medali dari sejumlah cabang olahraga yang bertanding sejak pagi. Salah satu tambahan penting datang dari cabang menembak nomor 10 meter air pistol beregu putra. Muhammad Iqbal Raia Prabowo, Sulthanul Aulia Maruf, dan Wira Sukmana berhasil mempersembahkan medali perak. Trio Indonesia mengumpulkan skor 1743-57x dalam pertandingan yang berlangsung di Aichi Prefecture General Shooting Gallery.
Indonesia sebenarnya mencatat jumlah poin yang sama dengan China yang merebut medali emas, tetapi kalah dalam jumlah tembakan tepat ke pusat sasaran. China membukukan 1743-70x sehingga berhak menempati posisi pertama, sedangkan Indonesia berada di urutan kedua. Tuan rumah Jepang memperoleh medali perunggu dengan catatan 1730-54x. Hasil tersebut membuat koleksi medali perak Indonesia bertambah menjadi dua keping.
Sebelum tambahan perak dari menembak, Indonesia juga memperoleh medali dari cabang kano dan sepak takraw. Herlin Aprilin Lali berhasil merebut perunggu pada nomor women’s canoe single 200 meter. Tim sepak takraw beregu putra juga membawa pulang medali perunggu setelah langkahnya terhenti di semifinal. Pada Kamis pagi, Sayu Bella Sukma Dewi turut menyumbangkan perunggu dari nomor women’s cross-country cabang sepeda gunung.
Pergerakan tersebut membuat posisi Indonesia berubah cukup cepat sepanjang Kamis pagi hingga siang. Sekitar pukul 10.50 WIB, Merah Putih masih tercatat di peringkat ke-23 dengan satu perak dan 15 perunggu atau total 16 medali. Setelah tambahan perak dari nomor beregu menembak, jumlah medali meningkat menjadi 17 dan Indonesia naik ke urutan ke-21. Perubahan klasemen masih sangat mungkin terjadi karena sejumlah pertandingan dan final berlangsung sepanjang hari.
Sementara itu, China masih mendominasi puncak klasemen sementara. Berdasarkan pembaruan sekitar pukul 12.30 WIB, China telah mengoleksi 65 emas, 24 perak, dan 10 perunggu. Jepang berada di papan atas dengan 16 emas, 26 perak, dan 33 perunggu, sedangkan Korea Selatan mengumpulkan sembilan emas, delapan perak, dan 25 perunggu. Kazakhstan dan Iran melengkapi lima besar klasemen sementara pada pembaruan tersebut.
Persaingan di sekitar posisi Indonesia juga masih ketat. Indonesia berada di urutan ke-21 karena belum mempunyai medali emas, meskipun total koleksinya sudah mencapai 17 medali. Arab Saudi berada satu tingkat di bawah dengan dua perak dan dua perunggu, disusul Bahrain yang mengumpulkan dua perak. Sistem klasemen Asian Games mengutamakan jumlah medali emas, kemudian perak dan perunggu, sehingga jumlah keseluruhan medali bukan satu-satunya penentu peringkat.
Peluang Indonesia memperbaiki posisi masih terbuka dari sejumlah cabang yang mempertandingkan medali pada Kamis. Di cabang menembak, Muhammad Iqbal Raia Prabowo dan Sulthanul Aulia Maruf berhasil lolos ke final nomor 10 meter air pistol perseorangan putra. Indonesia juga memiliki agenda penting pada cabang lain yang memasuki fase perebutan medali. Setiap tambahan emas akan memberikan pengaruh besar terhadap posisi Merah Putih karena klasemen disusun berdasarkan jumlah medali emas terlebih dahulu.
Kontingen Indonesia sebelumnya mengawali Kamis pagi dengan satu perak dan 12 perunggu sebelum beberapa cabang kembali menambah koleksi. Tambahan dari kano, sepeda gunung, sepak takraw, dan kemudian menembak membuat perolehan medali meningkat dalam hitungan jam. Kondisi tersebut menunjukkan klasemen pada pertengahan hari masih bersifat sementara dan dapat berubah setelah rangkaian final selesai. Asian Games Aichi-Nagoya sendiri berlangsung hingga 4 Oktober 2026 sehingga masih banyak nomor pertandingan yang akan memperebutkan medali.
Dengan dua perak dan 15 perunggu pada pembaruan pukul 12.30 WIB, Indonesia mulai bergerak naik meski masih memburu medali emas pertamanya di Asian Games 2026. Posisi ke-21 menjadi peningkatan dibandingkan peringkat ke-23 yang ditempati beberapa jam sebelumnya. Fokus kontingen Merah Putih selanjutnya tertuju pada sejumlah final dan pertandingan perebutan medali yang masih berlangsung. Perolehan medali dan posisi Indonesia dalam klasemen pun berpotensi kembali berubah hingga seluruh pertandingan hari ini berakhir.





